Kenali Bagian dan Contoh Esai Deskriptif

Esai kini memiliki perkembangan yang pesat hingga banyaknya lomba-lomba sebuah karya tulis jenis ini, mulai dari mengangkat isu terkini terkait banyak hal ataupun topik lainnya. Nah, apabila Anda ingin menulis sebuah esai, namun masih bingung, maka berikut susunan contoh esai deskriptif yang dapat dijadikan acuan dalam menulis.

Apa itu Esai?

Singkatnya, esai ini merupakan sebuah karangan prosa akan tetapi lebih ilmiah, ia pun membahas suatu masalah atau isu untuk dikritisi dan diberikan solusi. Namun, bisa juga penggambaran gagasan tersebut merupakan upaya untuk mempengaruhi pembaca.

Seperti halnya contoh esai persusif yang lebih mengarah kepada penggambaran suatu peristiwa secara emosional, supaya pembaca termotivasi untuk mengikuti solusi yang diajukan oleh penulis. Namun, sedikit berbeda dengan esai deskriptif, yakni sebagai berikut:
 

Esai Deskriptif

Esai deskriptif ini merupakan sebuah karangan dengan menggambarkan gagasan penulis atas sebuah masalah yang terfokus pada subjek dan objek, seperti tempat dan benda. Jadi, sederhana ia menggambarkan makhluk ataupun benda untuk dikaji secara mendalam.

Contoh esai secara deskriptif ini sebenarnya dapat Anda temui dimana saja, seperti misalnya di media online. Sebab, ia memiliki bahasa penyampaian lebih ringan untuk menkaji suatu masalah. Lebih mudahnya berikut adalah susuan dan contohnya:

Susunan dan Contoh Esai Deskriptif

Layaknya karangan-karangan jenis lain, esai deskriptif ini juga terdapat beberapa bagian seperti pembukaan, inti masalah dan penutup.

Pembukaan

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia, namun seiring berjalannya waktu, nilai-nilai yang terkandung pun mulai pudar. Beragam perbedaan seperti suku, agama, ras dan budaya seharusnya menjadikan dasar negara ini untuk menyatukan masyarakatnya.

Pembahasan

Namun, sangat disayangkan bahwasannya banyak generasi sekarang tidak memahami arti dari Pancasila ini sehingga banyak penyimpangan. Banyak hal yang membuat masyarakat melupakan nilai-nilainya, misalnya saja seperti efek halu dan global, misalnya anak alay ataupun premanisme.

Penutup

Adanya Pendidikan karakter yang kini semakin digalakkan untuk lebih memahami makna dan nilai-nilai Pancasila menjadikan Indonesia memiliki generasi yang lebih menjanjikan. Menyambut kemerdekaan yang ke-100  dengan memberikan bibit muda unggul dan berprestasi.

Itulah contoh esai deskriptif yang dapat digunakan sebagai acuan apabila Anda ingin mulai berkarya. Tulisan jenis ini sebenarnya sangat mudah untuk dipahami, hanya tingga menjadi lebih kritis terhadap suatu masalah lalu menuangkannya saja melalui tulisan.